Jaded ( Ini Bukan Suatu Kesalahan )
Surat Untuk Tuhan
ROBOT
SERIAL BANG TEGAR :“ HEI TEGAR, BODAT KAU !! masih kau salahkan aku,biar sambar petir kau nanti“ (calon Presiden dan wapres)
“ Ah Pak Tua mau kemana , necis kali., mampirlah dahulu?”
“ Ah sudahlah kau Tegar , habis rokokku kau hisap kalau ku mampir”
“ Pak Tua sudah tau , siapa saja calon Presiden Republik ini ?, duduklah dahulu, aku baru baca koran Pak Rustam pagi tadi, banyak beritanya ‘
“ Menumpang baca saja ulahmu ini, tentu banyak beritanya , namanya saja koran , pasti tak jauh-jauh dari yang ku tonton di televisi, kalau tak tepat memilih pemimpin habis republik ini !! ”
“ Itulah Pak Tua, aku sebagai pejuang muda ini perlu nasehat dari orang-orang seperti Pak Tua”
“ Ah kalau begitu minggirlah kau , aku duduk dulu”
Serial Bang Tegar : Quick Count " “Tak mengerti aku kuik kon.., apa itu ?” Bagikan
“ Oh Pak Tua, lama tak terlihat, duduklah dahulu “
“ Eh Tegar, benar apa Demokrat pemenang pemilu tahun ini ?’
‘Ku dengar begitu Pak Tua.., tapi baru hitungan quick caount nya saja”
“Tak mengerti aku kuik kon, apa itu ?”
Read More → Serial Bang Tegar : Quick Count " “Tak mengerti aku kuik kon.., apa itu ?” Bagikan
Serial Bang Tegar : Kategori Golput “ Alamak bangga kali kalian dengan golput !!” Bagikan
“ Aku tak terdaftar di DPT bang..”
“ NAH.. !! apa ku bilang, ini bukan memilih untuk tidak memilih, ini namanya gak bisa memilih,… lalu kenapa kau bisa tidak terdaftar ?”
“ Di tempat kostku, tidak ada yang mendata bang”
“ Itu salahmu juga.. setiap ditagih sewa kost kau pindah ! setiap pindah tak lapor pak RT, pendatang gelap kau tuh !! wajar tak terdata…, jadi kau bukan kategori golput idealis, kau itu golput kategori alpa administrative, mengerti kau ?!!”
“ Iya bang “
“Ah..bagus kalau mengerti, bawa sini rokokmu itu !”
Serial Bang Tegar : "Masa Takut dengan Perempuan Bang.."
“ Ha ha ha lagakmu tak berubah-rubah, oh ya sudah lama kau tak berkunjung ke sini, ada apa pula gerangan ?”
“ Aduh gimana abang nih, kalau tak berkunjung di cap lah aku nih sombong, kalau aku datang dicurigai pula ada maksud tertentu, serba salah aku bang “
“ Ha ha ha , Tegar..Tegar…, kau pikir abangmu nih bodoh, tau lah abang perangaimu, kecilmu dulu abang nihlah yang menggendong, jadi taulah abang otak kriminalmu itu”
“ Ah abang bisa saja, tidak seburuk itulah perangaiku”
“ Alah.. sudahlah, kenapa ? motormu di tilang lagi?”
“ Bukan bang “
“ Kau ribut di Lapo Tuak ?”
“ Buruk kali pandangan abang Rozag dengan aku”
“ Ya sudah, katakanlah sendiri apa maumuuu ..”
“ Ini bang, akuuuu.. ingin pinjam uang bang, sudah 3 bulan aku tidak bayar kost “
“ NAAHH, itulah ku bilang pasti ada maunya kau dengan abangmu ini”
